Langsung ke konten utama

Sempat Melihat Pantai Selatan karena Pilot Tertidur, Penumpang Batik Air: Kirain Bandara Soetta Sibuk

Salah seorang penumpang Batik Air mengungkapkan ketidakpercayaannya saat mengetahui bahwa pilot dan kopilotnya yang sejatinya mengemudikan pesawat tertidur. Hal itu menyebabkan pesawat melenceng dari jalurnya.

Dalam pengakuan di akun pribadinya, penumpang tersebut membagikan video ketika pesawat mengarah jauh dari Bandara Soekarno-Hatta menuju pantai selatan Pulau Jawa.


"Jujur pas di pesawat saya tidak kepikiran aneh-aneh dan saya cuman berpikir 'oh mungkin di Bandara Soetta sedang crowded' dan yang saya pikirin lagi itu travel dari Jakarta ke Bandung yang bisa hangus. Biasanya pukul 09:30 WIB sudah landing, tetapi ini baru pukul 10.00 WIB baru landing," ucapnya melalui akun @WellPlayed04 pada Minggu (10/3/2024).


Meskipun pesawat melenceng dari jalur, penumpang tersebut mengaku tidak merasakan keanehan dan hanya mengira Bandara Soekarno-Hatta sedang ramai, memaksa pesawat untuk memutar arah.


"Saya jarang membuat video, tetapi karena menyadari pesawat bergerak ke arah pantai selatan, saya merakamnya dan baru mengetahui beritanya hari ini. Bersyukur atas mukjizat Tuhan dan kesempatan untuk tetap ada di dunia,"  tambahnya.

Sebelumnya, laporan KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) menyebut insiden ini terjadi pada 25 Januari 2024, ketika pilot dan kopilot tertidur selama 28 menit. Dokumen KNKT mengungkapkan bahwa pilot yang bertugas tidak mendapat istirahat yang cukup, mengakibatkan kondisi kelelahan awak pesawat.

Pemandu lalu lintas udara tidak mendapatkan respons dari pilot, dan pada saat itu kapten pilot menyadari bahwa pesawat tidak berada pada jalur yang benar dan menemukan kopilot tertidur.

Beruntung, pesawat berhasil kembali ke jalur penerbangan dan mendarat dengan selamat. Meskipun insiden itu berhasil diatasi, Batik Air mengambil langkah serius dengan menonaktifkan sementara pilot dan kopilot yang terlibat.

Keputusan tersebut, menurut Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, menegaskan keseriusan perusahaan dalam menjaga keselamatan dan menjalankan investigasi menyeluruh. Batik Air juga menyatakan penerapan kebijakan istirahat yang memadai dan kembali menekankan pentingnya maksimalkan waktu istirahat awak pesawat.


Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubud Kemenhub) memberikan teguran keras dan akan melakukan investigasi khusus terkait dugaan kasus pilot dan kopilot Batik Air tertidur selama penerbangan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M Kristi Endah Murni, menekankan rencana untuk melakukan investigasi dan review terhadap Night Flight Operation di Indonesia terkait dengan Fatigue Risk Management (manajemen risiko kelelahan) untuk Batik Air dan operator penerbangan lainnya.

Postingan populer dari blog ini

Hasil All England: Lewati Babak Pertama, Pertahanan Fikri/Bagas Kurang Kuat

Ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana melewati babak pertama pada turnamen bulu tangkis All England Open 2024 yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Selasa (12/3/2024). Fikri/Bagas mengalahkan ganda Skotlandia Alexander Dunn/Adam Hall 21-18, 21-16 di babak 32 besar All England 2024. Meski ke babak 16 besar, juara All England 2022 tersebut mengaku belum puas dengan penampilannya. “Alhamdulillah bisa melaju ke babak kedua, tetapi secara permainan kami masih merasa kurang baik,” ungkap Fikri, dalam keterangan singkat PP PBSI. Menurut Fikri, pertahanan mereka masih belum terlalu kuat sehingga mudah ditembus lawan. Mereka akan memperbaiki hal itu sehingga tampil lebih kuat pada pertandingan babak kedua All England 2024, Kamis (14/3/2024). Bagas juga mengatakan pertahanan mereka. Mereka kemudian mengubah pola permainan dengan lebih berani menyerang. “Kami tadi coba untuk terus menyerang, komunikasi dengan Fikri bagaimana memegang kontrol di depan,” ujar...

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Tutup Selama Nyepi, Ini Jadwal Dibuka Kembali

Selama hari suci Nyepi tahun baru Saka 1946, penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali serta sebaliknya berhenti sementara selama 24 jam. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap seruan bersama untuk menghormati hari suci Nyepi, terutama di Pulau Bali yang mayoritas penduduknya memeluk agama Hindu. Sekretaris PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menjelaskan, penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang dihentikan pada Senin (11/3/2024) mulai pukul 00.00 WIB. "Penutupan sementara ini untuk menghormati umat Hindu yang merayakan Nyepi di Pulau Bali," kata Shelvy Arifin, dilansir dari  Antara , Senin (11/3/2024). Guna mengakomodasi pengguna jasa yang belum terangkut dari Pelabuhan Gilimanuk, kapal posko atau kapal ekstra akan beroperasi hingga pukul 05.00 WITA, sebelum pelabuhan tersebut.  Layanan penyeberangan akan kembali normal setelah hari suci Nyepi. Kapal pertama berangkat dari Pelabuhan Ketapang pada Selasa (12...

Pimpinan Ponpes di Luwu Utara Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati

Kepolisian Resor Luwu Utara, Sulawesi Selatan, resmi menetapkan pimpinan pondok pesantren Riyadul Badiah berinisial UB (45) sebagai tersangka dugaan pencabulan terhadap santriwati, NK (15). "Kami sudah tetapkan pimpinan pondok pesantren sebagai tersangka dan sudah melakukan penahanan di Mapolres Luwu Utara," ujar Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Joddy Titalepta, Selasa (5/3/2024). Lebih lanjut Joddy menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan korban, kejadian tersebut terjadi pada 26 Januari 2024 pukul 01.00 Wita di Desa Sumber Baru Kecamatan Sukamaju Selatan, Kabupaten Luwu Utara. Pada saat itu korban sedang jaga ronda di pesantren. "Saat itu korban tengah jaga ronda dan di waktu yang sama terduga pelaku menghampiri korban dengan maksud menanyakan kondisi air di sebuah gentong. Pada saat menanyakan hal tersebut, saat itulah pelaku mencabuli terhadap korban," ungkapnya. Setelah kejadian tersebut, korban merasa trauma sehingga kabur dari lokasi pesantren dan memberi...